"Green Day" Main Teater
by miftahul choir on Nov.22, 2009, under american idiot broadway
Green Day menegaskan bahwa debutnya di teater Broadway membawakan drama musikal minggu ini, tidak berarti mereka meninggalkan jalur musiknya namun menyebut aksinya sebagai langkah alamiah dari album mereka "American Idiot" tahun 2004.
Musik baru mereka yang dibawakan dalam titel dan lagu sama dengan album laris yang memenangkan Grammy,
"Ini bukan 'Oklahoma' -- ini 'American Idiot'. Dibawakan langsung dan tepat ke hadapan Anda," kata Billie Joe kepada Reuters.
Pentas perdana ini malah lebih menarik perhatian kaum muda, ketimbang penikmat biasa Broadway, namun tidak segempar konser-konser musik mereka.
Pentas itu menceritakan kehidupan tiga pemuda pasca Serangan 11 September, mengekspos seks, obat-obatan dan kebinasaan perang.
Di pentas ini pula dinyanyikan lagu-lagu dari album "American Idiot," beberapa hit dari album tahun 2009 "21st Century Breakdown" seperti "Know Your Enemy," dan sejumlah lagu baru lainnya.
Armstrong mengatakan pentas musikal ini semata-mata kelanjutan dari ambisi mereka dan merefleksikan cara album itu ditulis "sebagaimana halnya pentas opera, rock atau apapun sebutan Anda."
"Pentas itu membuat kami menjadi musisi yang lebih ambisius, peluang aneh, dan hal aneh yang tidak diperkirakan hadir di kehidupan Anda.
Anda mesti menghadapi penggemar, meski itu akan membosankan, mereka harus berharap itu dan mengharapkan hal-hal tak terkira, khususnya yang berkaitan dengan kita." katanya.
Lantas, apa pendapat para penemu musik punk seperti Ramones atau The Clash?
"Kayanya mereka bakal menyukai itu. Halo 'The Clash on Broadway?" kata basis Mike Dirnt, diiringi tawa personel lainnya.
"Siapa tahu mereka melakukan hal serupa, tapi jika boleh saya berangan-angan, saya rasa mereka akan menyukainya."
Mike Dirnt menambahkan lebih serius lagi, "Hal terbesar yang Anda lakukan untuk pengemar adalah membuat mereka maju pelan-pelan dan mengikuti ke mana musik membawa Anda."
Setelah pentas musikal ini, pada 8 Juni "Green Day" akan merilis video game "Green Day: Rock Band", kemudian menggelar tur ke Amerika Serikat setelah tur tengah tahun di Eropa, di mana Joan Jett dan Courtney Love akan menjadi pembuka konser-konsernya.
"Itu akan menjadi pentas yang didominasi perempuan, makanya saya akan membawa rok saya," kata Billie Joe Armstrong bercanda.
Musik baru mereka yang dibawakan dalam titel dan lagu sama dengan album laris yang memenangkan Grammy,
"Ini bukan 'Oklahoma' -- ini 'American Idiot'. Dibawakan langsung dan tepat ke hadapan Anda," kata Billie Joe kepada Reuters.
Pentas perdana ini malah lebih menarik perhatian kaum muda, ketimbang penikmat biasa Broadway, namun tidak segempar konser-konser musik mereka.
Pentas itu menceritakan kehidupan tiga pemuda pasca Serangan 11 September, mengekspos seks, obat-obatan dan kebinasaan perang.
Di pentas ini pula dinyanyikan lagu-lagu dari album "American Idiot," beberapa hit dari album tahun 2009 "21st Century Breakdown" seperti "Know Your Enemy," dan sejumlah lagu baru lainnya.
Armstrong mengatakan pentas musikal ini semata-mata kelanjutan dari ambisi mereka dan merefleksikan cara album itu ditulis "sebagaimana halnya pentas opera, rock atau apapun sebutan Anda."
"Pentas itu membuat kami menjadi musisi yang lebih ambisius, peluang aneh, dan hal aneh yang tidak diperkirakan hadir di kehidupan Anda.
Anda mesti menghadapi penggemar, meski itu akan membosankan, mereka harus berharap itu dan mengharapkan hal-hal tak terkira, khususnya yang berkaitan dengan kita." katanya.
Lantas, apa pendapat para penemu musik punk seperti Ramones atau The Clash?
"Kayanya mereka bakal menyukai itu. Halo 'The Clash on Broadway?" kata basis Mike Dirnt, diiringi tawa personel lainnya.
"Siapa tahu mereka melakukan hal serupa, tapi jika boleh saya berangan-angan, saya rasa mereka akan menyukainya."
Mike Dirnt menambahkan lebih serius lagi, "Hal terbesar yang Anda lakukan untuk pengemar adalah membuat mereka maju pelan-pelan dan mengikuti ke mana musik membawa Anda."
Setelah pentas musikal ini, pada 8 Juni "Green Day" akan merilis video game "Green Day: Rock Band", kemudian menggelar tur ke Amerika Serikat setelah tur tengah tahun di Eropa, di mana Joan Jett dan Courtney Love akan menjadi pembuka konser-konsernya.
"Itu akan menjadi pentas yang didominasi perempuan, makanya saya akan membawa rok saya," kata Billie Joe Armstrong bercanda.
Powered by Blogger.
Index
Live Message
Followers
Blog Archive
-
▼
2010
(45)
-
▼
July
(28)
- Download album Rhythms Del Mundo Revival
- Foxboro Hot Tubs cover Green Day
- Billie Joe di Majalah Total
- Green Day di Video Klip Jet
- Video Billie Joe
- Bikin Akun di IFC
- Single Jason White
- Update Status via Foxboro Hot Tubs Fans
- FOXBORO HOT TUBS NOKIA THEME (AGAIN)
- Stop Drop And Roll - Green Day
- adeline memberikan 3 tiket konser
- Cover By Foxboro Hot Tubs
- "Green Day" Main Teater
- RUSTY : THE WIRED SERIES
- Serena Williams Nonton Green Day
- Kolaborasi Green Day
- Gabung Grup FCI di Facebook
- UNTUK FANS GREEN DAY DI ITALY
- LADY GAGA & GREEN DAY
- SPIN MAGAZINE : BOWERY ELECTRIC PHOTOS
- MOTHER MARY - Carson Daly
- THEMES FOXBORO HOT TUBS
- FOXBORO NOT TUBS : A TRIBUTE TO FOXBORO HOT TUBS
- Green Day - It's Fuck Time FBHT Cover
- Stop Drop And Roll (SD&R) - Review
- Foxboro Hot Tubs - NYC
- GALERI FOTO
- TENTANG FOXBORO HOT TUBS
-
▼
July
(28)

0 comments